Terima Kasih Atas Kunjungan Anda di Situs Kami Yayasan Al-Qoi'im Kalimantan Timur. Semoga Allah Swt Melimpahkan Rahmat-Nya Kepada Anda Beserta Keluarga Anda
Pengamat Politik: Bawa Century ke Ranah Hukum PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh Administrator   
Minggu, 07 Maret 2010 19:13
Addthis

VIVAnews - Penyelesaian kasus PT Bank Century Tbk segera mungkin diselesaikan melalui jalur hukum. Sebab, itu sebenarnya 'the real competition' yang sebenarnya dan bukan saat ini.

Demikian dikemukakan, Ubeidillah Badrun, pengamat politik Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Dia menilai, penyelesaian sesungguhnya dalam skandal Bank Century berada pada saat proses hukum berjalan.

"Untuk skandal Century, sebenarnya the real competition-nya bukan saat ini, tapi nanti pada saat proses hukum (atas pihak-pihak yang diduga bersalah) berjalan dan mengeluarkan hasil," ujarnya kepada pers di sela-sela acara silaturahmi Poros Wartawan Jakarta (PWJ) di Bogor, Jawa Barat.

Menurut staf pengajar sosiologi politik UNJ itu, paska lahirnya putusan hukum atas mereka-mereka yang diduga terlibat dalam skandal tersebut, di situlah pertarungan yang sebenarnya yang akan mempengaruhi kondisi politik nasional.

Tanggapannya soal pidato Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang menanggapi keputusan rapat paripurna DPR atas hasil investigasi kasus bailout Century, Ubeidilah berpendapat, penyampaian pidato di Istana Negara pada dua hari lalu itu justru menimbulkan pertanyaan besar.

Selain itu, banyak pengamat dan politisi menyebut pidato SBY itu sebagai pidato yang terkesan 'menantang' apa yang telah diputuskan Rapat Paripurna DPR. Ada pula yang menilai pidato tersebut sebagai upaya mempengaruhi aparat hukum dalam menanggapi kesimpulan paripurna DPR.

"Pidato yang menanggapi kesimpulan penyelidikan skandal Century oleh DPR itu bisa jadi merupakan upaya cari aman, apalagi hal itu dilakukan sebelum ada kesimpulan hukum," ujarnya.

Pada bagian lain, Ubedillah mengatakan bahwa peta elite politik paska sidang paripurna DPR menjadi berbeda dengan masa lalu, terutama pada konteks pengawasan DPR.

Hal itu mrupakan efek dari sistem pemilihan umum dimana calon legislator dipilih langsung oleh rakyat dan bukan lagi melalui partai.

"Elite saat ini, memiliki kepercayaan diri untuk mengambil keputusan politik. Beda dengan elite di masa lalu yang tunduk pada keputusan partai," sambung Ubedillah.

sumber : • VIVAnews

 

LAST_UPDATED2
 

Add comment


Yahoo. Messenger

Page Peel Banner

Visitors Counter Revised by M.Majunke

105719
TodayToday20
YesterdayYesterday493
This WeekThis Week3750
This MonthThis Month2314
All DaysAll Days105719

MusPages Search


by muspages.com

MySocialBookmark

Add to: Mr. Wong Add to: Webnews Add to: Icio Add to: Oneview Add to: Yigg Add to: Linkarena Add to: Digg Add to: Del.icoi.us Add to: Reddit Add to: Simpy Add to: StumbleUpon Add to: Slashdot Add to: Netscape Add to: Furl Add to: Yahoo Add to: Blogmarks Add to: Diigo Add to: Technorati Add to: Newsvine Add to: Blinkbits Add to: Ma.Gnolia Add to: Smarking Add to: Netvouz Add to: Folkd Add to: Spurl Add to: Google Add to: Blinklist Information
by: camp26.biz

Vip Feed Burner

 Subscribe in a reader

Hijri-Gregorian Date Converter

Hijri to Gregorian

Gregorian to Hijri
Share Submit Free to ExactSeek Yayasan Al-Qo'im

Buat Lencana Anda Yayasan Al-Qo'im | Buat Lencana Anda
Facebook
Buat Lencana Suka Anda

Work At Home | Free Traffic Increase your website traffic with AutomaticSiteMap.com sitemap: http://cdn.attracta.com/sitemap/38420.xml.gz User-agent: * Disallow: /administrator/ Disallow: /cache/ Disallow: /components/ Disallow: /images/ Disallow: /includes/ Disallow: /installation/ Disallow: /language/ Disallow: /libraries/ Disallow: /media/ Disallow: /modules/ Disallow: /plugins/ Disallow: /templates/ Disallow: /tmp/ Disallow: /xmlrpc/ Spiritual Bisnis Internet SEO Alqoimkaltim.com is the 204641:th largest site within .COM and the 365251:th largest site in the world Link Exchange with LinkExchangeOnline.com
Free Web Directory - Add Your Link
The Little Web Directory

Dijalankan dengan yaim
Copyright © 2010 Al-Qo'im Kaltim